Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
AdvertorialBakti SosialBeritaBlogBudayaDeli SerdangEkonomiHeadlineKolomPemerintahanPertanianRagamTeknologiTutorialVideo TerkiniWakil Rakyat

Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan dari Produksi hingga Pasar Secara Real Time

4
×

Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan dari Produksi hingga Pasar Secara Real Time

Sebarkan artikel ini
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meresmikan Aula Dinas Pertanian serta menerima bantuan satu unit traktor roda dua dan satu unit cultivator dari program Coporate Socia Responcibilty (CSR) Bank Mega Syariah, Senin (16/3/2026). Pada peresmian itu, Bupati juga memperkenalkan Si PANDAI atau Sistem Pantau Data Pangan Indonesia.
Example 468x60

METROKREASI.COM, LUBUK PAKAM — Sistem pertanian di Kabupaten Deli Serdang kini semakin canggih. Untuk memantau produksi pertanian hingga kondisi pasar saat ini sudah ada sistem yang bekerja secara digital. Namanya, Si PANDAI atau Sistem Pantau Data Pangan Indonesia.

Sistem ini diperkenalkan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersamaan dengan peresmian Aula Dinas Pertanian serta menerima bantuan satu unit traktor roda dua dan satu unit cultivator dari program Coporate Socia Responcibilty (CSR) Bank Mega Syariah, Senin (16/3/2026).

Example 300x600

Disebutkan, aplikasi Si PANDAI menjadi bagian dari Sistem Pengendalian Ketahanan Pangan dan Inflasi Daerah, karena mampu mengintegrasikan data produksi petani, kondisi pasar, hingga rantai logistik pangan.

“Saya datang ke sini untuk mengajak Bapak/Ibu sama-sama berkomitmen. Aplikasi Si PANDAI ini bukan hanya untuk menjaga inflasi, tetapi memantau seluruh proses mulai dari produksi, panen hingga ke pasar dan konsumen,” kata Bupati.

Dengan sistem tersebut harapannya, pemerintah daerah dapat mengetahui lebih cepat kondisi ketersediaan pangan di setiap wilayah.

“Dengan aplikasi ini kita bisa memantau, apakah pangan kita mencukupi atau tidak. Kalau kurang, kita tahu intervensi apa yang harus dilakukan di daerah tersebut,” jelas Bupati.

Keberadaan sistem data yang terintegrasi tersebut juga akan mengubah pola pengendalian harga pangan agar tidak lagi bersifat reaktif.

“Tidak ada lagi anggapan harga rendah diabaikan pemerintah, tetapi ketika harga tinggi baru ribut. Dengan data yang kita pantau setiap saat, kita bisa bergerak lebih cepat,” tegas Bupati.

Untuk mendukung implementasi sistem tersebut, sebanyak 94 penyuluh pertanian di Kabupaten Deli Serdang akan berperan dalam memperbarui data produksi di lapangan, sehingga kondisi pangan dapat dipantau secara akurat dan berkelanjutan. (Pul)

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *